<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>KELOMPOK DISKUSI NERA HKY SURABAYA</title>
	<atom:link href="http://nerahky.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nerahky.wordpress.com</link>
	<description>WALAU TIDAK SEHEBAT CAHAYA, KAMI BERCITA UNTUK MENJADI CAHAYA</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Nov 2008 12:49:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='nerahky.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>KELOMPOK DISKUSI NERA HKY SURABAYA</title>
		<link>http://nerahky.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://nerahky.wordpress.com/osd.xml" title="KELOMPOK DISKUSI NERA HKY SURABAYA" />
	<atom:link rel='hub' href='http://nerahky.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://nerahky.wordpress.com/2008/11/29/89/</link>
		<comments>http://nerahky.wordpress.com/2008/11/29/89/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Nov 2008 12:49:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nerahky</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWSLETTER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nerahky.wordpress.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=89&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nerahky.files.wordpress.com/2008/11/hal1-ed2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-85" title="hal1-ed2" src="http://nerahky.files.wordpress.com/2008/11/hal1-ed2.jpg?w=495" alt="NERA EDSI 2" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nerahky.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nerahky.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nerahky.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nerahky.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nerahky.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nerahky.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nerahky.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nerahky.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nerahky.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nerahky.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nerahky.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nerahky.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nerahky.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nerahky.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=89&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nerahky.wordpress.com/2008/11/29/89/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20a57c8f7b88a4a60df1b46f7a2664e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nerahky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nerahky.files.wordpress.com/2008/11/hal1-ed2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hal1-ed2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TUKAR GAGASAN: Mudika Rumah Yang Ditinggalkan</title>
		<link>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/tukar-gagasan-mudika-rumah-yang-ditinggalkan/</link>
		<comments>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/tukar-gagasan-mudika-rumah-yang-ditinggalkan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 10:38:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nerahky</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://nerahky.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[TUKAR GAGASAN: Mudika Rumah Yang Ditinggalkan OLEH: Lilik Krismantoro, Teater Wiridan Sari Kraman, Jogjakarta. Nera terkasih, Sungguh menarik tawaran untuk menajadikan mudika sebagai rumah bagi kita semua. Dulu kita kenal istilah Mudika sebagai dapur kaderisasi generasi muda Katolik, atau setidak-tidaknya basis bagi pendampingan kaum muda Katolik di Indonesia. Saya pikir bukankah memang sudah sejak lama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=43&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TUKAR GAGASAN: Mudika Rumah Yang Ditinggalkan<br />
OLEH: Lilik Krismantoro, Teater Wiridan Sari Kraman, Jogjakarta.</p>
<p>Nera terkasih,<br />
Sungguh menarik tawaran untuk menajadikan mudika sebagai rumah bagi kita semua. Dulu kita kenal istilah Mudika sebagai dapur kaderisasi generasi muda Katolik, atau setidak-tidaknya basis bagi pendampingan kaum muda Katolik di Indonesia. Saya pikir bukankah memang sudah sejak lama mudika tampil sebagai rumah terbuka bagi siapa saja ? Mudika adalah rumah yang terbuka bagi semua. tetapi sayangnya, bagi saya, tidak nampak upaya yang sungguh serius untuk mendorong rumah dalam arti &#8220;home&#8221; ini menjadi rumah dalam arti rumah tumbuh, rumah bagis emua orang muda Katolik untuk tumbuh dan berkembang. Yang masih berkembang ya rumah asal kumpul, rumah singgah saja belum&#8230;<span id="more-43"></span><br />
Saya mencita-citakan mudika sebagai rumah formatio, rumah pendalaman dan pematangan jati diri katolisitas dan jati diri kemanusiaan kita, entah bagaimana caranya, saya baru bisa sekedar meraba-raba. Berbagai basis kaum muda Katolik teritorial dan kategorial saat ini terus bergerak, dan terus bergerak, di seluruh Indonesia, persoalannya gerakan yang macam apa, dan bagaimana ia diarahkan ?<br />
Ini kegelisahan saya. Saya juga tidak membayangkan sebuah pendekatan yang tersentralisasi, saya membayangkan gerakan bersama dari banyak titik, tetapi digerakkan oleh roh dan keprihatinan yang sama. Roh dan keprihatinan inilah yang kadang belum tersambungkan satu sama lain. Jadi kita bertemu dengan hiruk pikuk, tetapi terus berputar-putar saja, menghasilkan kabut pendampingan yang tak jelas arahnya. Mungkin kita butuh lebih banyak komunikasi, tetapi upaya membangun komunikasi ini nampak masih lemah di tengah kita.<br />
Tentang pemilihan ketua mudika yang masih ditujuk langsung romo paroki ? Dalam pengalman kami di Yogya, untuk mengatasi kuatnya birokrasi itu, teman-teman mencoba dua hal, pertama, fungsi romo dibatasi hanya sebagai pendamping, tetapi bukan eksekutif. Kedua, pengalaman parokial sebagai satu-satunya bentuk pengalaman menggereja harus diperluas dengan pengalaman berjejaring lintas paroki, lintas komunitas, sehingga tidak ada dominasi hirarkhi atas awam, yanga ada adalah kemitraan dalam karya. Semoga sharing antar basis mudika di berbagai daerah bisa makin memperkaya kerja-kerja pendampingan kita di basis kita masing-masing.<br />
Ini rasan-rasan saja kok, gelisah lama, yang makin bikin gerah saja !<br />
Salam orang muda,<br />
Lilik Krismantoro rowanggesang@yahoo.com,</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nerahky.wordpress.com/43/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nerahky.wordpress.com/43/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nerahky.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nerahky.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nerahky.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nerahky.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nerahky.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nerahky.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nerahky.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nerahky.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nerahky.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nerahky.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nerahky.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nerahky.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nerahky.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nerahky.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=43&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/tukar-gagasan-mudika-rumah-yang-ditinggalkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20a57c8f7b88a4a60df1b46f7a2664e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nerahky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BELAJAR DAN TERUS BELAJAR</title>
		<link>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/kegiatan-mudika-hky-2/</link>
		<comments>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/kegiatan-mudika-hky-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 10:36:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nerahky</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWSLETTER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nerahky.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[BELAJAR DAN TERUS BELAJAR Oleh: Ferdinand Vidiandika &#8220;oki&#8221; Pada awal tahun 2004, saya disuruh Ibu untuk ikut perkumpulan muda-mudi di gereja padahal Ibu saya bukan Katolik melainkan Kristen (GKJW) tetapi pada waktu itu masih belum berminat karena belum mengenal betul mudika itu seperti apa. Akhirnya saya mencoba untuk bergabung dengan berbagai macam kegiatan salah satunya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=40&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nerahky.files.wordpress.com/2008/09/1a1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-70" src="http://nerahky.files.wordpress.com/2008/09/1a1.jpg?w=218&#038;h=300" alt="" width="218" height="300" /></a>BELAJAR DAN TERUS BELAJAR<br />
Oleh: Ferdinand Vidiandika &#8220;oki&#8221;</p>
<p>Pada awal tahun 2004, saya disuruh Ibu untuk ikut perkumpulan muda-mudi di gereja padahal Ibu saya bukan Katolik melainkan Kristen (GKJW) tetapi pada waktu itu masih belum berminat karena belum mengenal betul mudika itu seperti apa. Akhirnya saya mencoba untuk bergabung dengan berbagai macam kegiatan salah satunya ikut drama visualisasi Paskah dan berperan sebagai Yohanes. Dari acara drama ini saya mendapatkan berbagai suka dan duka dalam gabung dengan mudika, pertama-tama saya melihat berbagai macam latar belakang teman-teman mulai dari yang masih sekolah, kuliah, dan kerja. Dari situ saya merasa kurang dan  perlu banyak belajar dari teman-teman dan juga banyak baca buku. Setelah banyak mengikuti berbagai macam kegiatan, saya merasa cocok dengan komunitas ini, untuk dari segi positifnya saya mulai ikut misa di hari minggu, jujur sebelum ikut mudika untuk pergi ke gereja saja malas minta ampun ­­­­(seperti domba yang hilang).<span id="more-40"></span><br />
Dengan mengikuti kegiatan di mudika ini, saya mulai mengenal tentang ajaran katolik dan ternyata harus banyak belajar. Tepat tahun 2005 ada  kegiatan dari Bakesbang Jatim  tentang kerukunan antar agama, saya mewakili paroki HKY  bergabung dengan teman-teman dari non katolik, dari kegiatan ini  saya banyak mengenal keberagaman agama. Pengetahuan dan pengalaman yang sudah di dapat/di peroleh dari berbagai macam sumber sekiranya dapat berbagi dengan teman-teman hal ini bisa di katakan sebagai proses belajar bersama.<br />
Untuk bisa ikut dalam proses belajar bersama, saya harus berani bertanya dan tidak merasa malu, karena budaya malu dan takut akan menghambat kita untuk lebih berkembang, saat masuk di mudika saya punya kenyakinan yang harus saya pegang teguh yaitu: dalam setiap mencoba hal baru harus disertai dengan keberanian untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah.<br />
Tahun 2006 merupakan tahun penuh tantangan karena pada tahun tersebut saya menjabat sebagai ketua mudika ( oktober ) periode tahun 2006-2008. Awalnya sangat bingung karena tidak ada jiwa kepemimpinan. Waktu demi waktu di lewati bersama teman-teman dengan mengajak teman untuk bergabung dalam mudika sangat sulit untuk mengumpulkan, akhirnya punya ide yang sangat sederhana yaitu olah raga. Dari kegiatan olah raga ini ternyata banyak teman-teman yang bergabung, di samping kegiatan yang menyehatkan ini ternyata muncul berbagai macam ide. Dinamika anak muda sangat beragam sekali, sehingga setiap ada kegiatan saya  berkomitmen untuk menemani dengan sabar dalam proses kegiatan ini supaya relasi antar teman di lingkup mudika ini tetap solid. Tahun 2008 masa jabatan akan berakhir pada bulan Oktober sekiranya tema-teman yang akan meneruskan semangat belajar dan  terus berkobar.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nerahky.wordpress.com/40/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nerahky.wordpress.com/40/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nerahky.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nerahky.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nerahky.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nerahky.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nerahky.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nerahky.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nerahky.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nerahky.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nerahky.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nerahky.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nerahky.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nerahky.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nerahky.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nerahky.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=40&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/kegiatan-mudika-hky-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20a57c8f7b88a4a60df1b46f7a2664e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nerahky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nerahky.files.wordpress.com/2008/09/1a1.jpg?w=218" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>KEGIATAN MUDIKA HKY</title>
		<link>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/kegiatan-mudika-hky/</link>
		<comments>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/kegiatan-mudika-hky/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 10:34:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nerahky</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWSLETTER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nerahky.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[KEGIATAN MUDIKA HKY OLEH: FRANSISCUS GANDI MUDA Mudika adalah muda-mudi katolik. Mudika adalah suatu tempat atau wadah untuk berkumpul dan beraktivitas bersama-sama. Mudika adalah bibit-bibit gereja. Berbagai macam definisi-definisi tentang mudika coba dibahas bersama-sama dalam diskusi yang diadakan oleh segelintir orang-orang muda katolik di samping timur gereja HKY. Acara yang berlangsung tanggal 18 juli yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=38&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nerahky.files.wordpress.com/2008/09/3a.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-78" src="http://nerahky.files.wordpress.com/2008/09/3a.jpg?w=218&#038;h=300" alt="" width="218" height="300" /></a>KEGIATAN MUDIKA HKY<br />
OLEH: FRANSISCUS GANDI MUDA<br />
Mudika adalah muda-mudi katolik. Mudika adalah suatu tempat atau wadah untuk berkumpul dan beraktivitas bersama-sama. Mudika adalah bibit-bibit gereja. Berbagai macam definisi-definisi tentang mudika coba dibahas bersama-sama dalam diskusi yang diadakan oleh segelintir orang-orang muda katolik di samping timur gereja HKY. Acara yang berlangsung  tanggal 18 juli yang lalu ini juga dihadiri oleh beberapa partisipan dari komunitas Legio Maria. Dengan mengangkat tema “Apa itu mudika”, peserta diajak untuk menggali lebih dalam pengalaman mereka bermudika.<br />
Menurut Ferdinand &#8216;Oq&#8217; Vidiandika, acara diskusi ini sengaja diadakan guna mengajak teman-teman untuk dapat berproses dan belajar bersama. Mengawali diskusi, ketua mudika yang juga menjadi moderator ini menuturkan bahwa kegiatan diskusi ini sengaja diadakan semata-mata untuk mengajak anak muda (mudika) agar tau  manfaat dan nilai berkegiatan di mudika.<span id="more-38"></span><br />
Pemahaman tentang mudika bisa disebut kelompok atau organisasi juga tak luput untuk dibicarakan bersama-sama dalam diskusi ini. Wacana yang menguat dalam dikusi ini mengatakan bahwa mudika itu adalah komunitas, komunitas yang memiliki potensi luar biasa andai kata kita mampu melihat.<br />
Tapi sayangnya, lingkungan social dan kaum muda sendiri mudika kadang menghalangi dan menutupi potensi- potensi tersebut. Pertanyaan apakah mudika itu layak disebut organisasi dan atau diarahkan pada komunitas yang teratur menjadi pekerjaan rumah para peserta diskusi. Pada diskusi mendatang pr ini mudah- mudahan terjawab, karena semua peserta diskusi sepakat mencarikan referensi yang cocok untuk pertanyaan tersebut.<br />
Kegiatan yang baru pertama kali ini dilakukan rencana-nya akan menjadi agenda rutin bagi orang-orang muda yang berada di paroki HKY. Harapanya pada dsikusi mendatang akan lebih banyak melibatkan teman-teman muda di paroki HKY. Selamat berproses. (Gandhi).</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nerahky.wordpress.com/38/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nerahky.wordpress.com/38/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nerahky.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nerahky.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nerahky.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nerahky.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nerahky.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nerahky.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nerahky.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nerahky.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nerahky.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nerahky.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nerahky.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nerahky.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nerahky.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nerahky.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=38&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/kegiatan-mudika-hky/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20a57c8f7b88a4a60df1b46f7a2664e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nerahky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nerahky.files.wordpress.com/2008/09/3a.jpg?w=218" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>10 PENYAKIT MUDIKA.</title>
		<link>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/10-penyakit-mudika/</link>
		<comments>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/10-penyakit-mudika/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 10:33:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nerahky</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://nerahky.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[10 PENYAKIT MUDIKA. (SUPLEMEN) Teman-teman, kadang checklist adalah cara paling efektif dan sederhana untuk membangun disiplin komunitas. Berikut ini 19 penyakit Mudika yang biasa muncul di tengah kita. Ada yang ingin menambahkan ? 1.Ketika kita selalu menanti sempurna, menanti semua terlibat, menanti semua hidup dan aktif, dan karena itu tidak pernah berbuat apa-apa 2.Ketika kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=36&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>10 PENYAKIT MUDIKA.<br />
(SUPLEMEN)<br />
Teman-teman, kadang checklist adalah cara paling efektif dan sederhana untuk membangun disiplin komunitas. Berikut ini 19 penyakit Mudika yang biasa muncul di tengah kita. Ada yang ingin menambahkan ?</p>
<p>1.Ketika kita selalu menanti sempurna, menanti semua terlibat, menanti semua hidup dan aktif, dan karena itu tidak pernah berbuat apa-apa<span id="more-36"></span><br />
2.Ketika kita terlalu berfokus teknis (anggaran misalnya) dan lupa substansi<br />
3.Ketika kita terlalu asyik ke dalam, tidak ambil pusing pada hal-hal yang sepertinya tidak terkait secara langsung dengan diri, lupa pada tugas-tugas kemasyarakatan yang diembannya sebagai seorang muda Katolik Indonesia,<br />
4.Ketika kita mendiamkan saja persoalan di dalam organisasi demi “persatuan” dan kenyamanan bersama, ingat mendiamkan persoalan ibarat memelihara sel kanker dalam organisasi yang siap menggerogoti komunitas setiap saat<br />
5.Ketika kita sekedar menjadi gerombolan, Mudika menjadi komunitas yang tidak terorganisir<br />
6.Ketika kita membiarkan organisasi mengalir begitu saja, tanpa visi, tanpa tujuan yang jelas<br />
7.Ketika kita tidak mendayagunakan potensi dalam organisasi secara maksimal<br />
8.Ketika kita terjebak pada tradisi, bukan opsi<br />
9.Ketika kita terjebak dalam senioritas-yunioritas,  dominasi sebagian atas yang lain, geng-gengan dalam komunitas<br />
10.Ketika kita terjebak pada hal-hal sepele dan lupa pada tantangan riil yang ada di tengah organisasi, anggota, dan masyarakat.<br />
11.Ketika komunitas bertindak tidak berdasarkan sesuatu yang kongkrit.<br />
12.Ketika kita mencari aman dan menjadi terlalu takut untuk mengambil resiko dan melakukan tindakan-tindakan besar atau pun keluar dari jalur “nyaman”<br />
13.Ketika kita lupa membangun solidaritas internal dan eksternal organisasi (mendiamkan saja anggota komunitas terkena musibah)<br />
14.Ketika kita lupa membangun mistik dan spiritualitas komunitas.<br />
bersambung ke halaman  berikutnya&#8230;<br />
sambungan: penyakit mudika<br />
15.Ketika kita lupa menjadikan komunitas sebagai komunitas pertumbuhan (lingkaran pemberdayaan) bagi anggota-anggotanya maupun bagi komunitas itu sendiri<br />
16.ketika kita menjadi sekedar EO (event organizer) dan bukan CO (community organizer)<br />
17.ketika kita kehilangan ketekunan, ketahanan, kesetiaan, kesabaran, daya juang,  dan kerja keras di tingkat aksi nyata<br />
18.ketika kita menjadi terlalu berorientasi lapangan tetapi lupa evaluasi dan refleksi komunitas<br />
19.ketika kita menjadi terlalu serius, dalam arti terlalu organisasi, terlalu intelektual, atau terlalu religius, kehilangan spontanitas dan kegembiraan orang-orang muda<br />
*dari berbagai sumber</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nerahky.wordpress.com/36/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nerahky.wordpress.com/36/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nerahky.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nerahky.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nerahky.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nerahky.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nerahky.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nerahky.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nerahky.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nerahky.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nerahky.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nerahky.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nerahky.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nerahky.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nerahky.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nerahky.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=36&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/10-penyakit-mudika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20a57c8f7b88a4a60df1b46f7a2664e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nerahky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NUKILAN SEJARAH ORANG MUDA KATOLIK</title>
		<link>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/nukilan-sejarah-orang-muda-katolik/</link>
		<comments>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/nukilan-sejarah-orang-muda-katolik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 10:32:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nerahky</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWSLETTER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nerahky.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[NUKILAN SEJARAH ORANG MUDA KATOLIK Oleh: Yonathan “Samble”( Dari berbagai sumber) Agen of change istilah yang pas untuk mengartikan semangat perjuangan kaum muda. Seperti yang kita ketahui di tanah air banyak bentuk perjuangan yang dipelopori oleh sekelompok orang muda. Dalam perjuanganya kaum muda Katolik pun ikut mengukir sejarah pergerakan nasinal Indonesia, banyak gebrakan besar yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=33&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nerahky.files.wordpress.com/2008/09/2a.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-75" src="http://nerahky.files.wordpress.com/2008/09/2a.jpg?w=216&#038;h=300" alt="" width="216" height="300" /></a>NUKILAN SEJARAH ORANG MUDA KATOLIK<br />
Oleh: Yonathan “Samble”( Dari berbagai sumber)</p>
<p>Agen of change istilah yang pas untuk mengartikan semangat perjuangan kaum muda. Seperti yang kita ketahui di tanah air banyak  bentuk perjuangan yang dipelopori oleh sekelompok orang muda. Dalam perjuanganya kaum muda Katolik pun ikut mengukir sejarah pergerakan nasinal Indonesia, banyak gebrakan besar yang diraih mulai awal tahun 1900an hingga tahun 1980an. Berikut sepenggal prestasi yang pernah diraih orang muda Katolik pada masanya<span id="more-33"></span>.<br />
Tahun 1900an; Rm Van Lith mendirikan HIK (Sekolah Guru Katolik) di Muntilan untuk mendidik orang-orang muda sebagai guru bagi bangsanya. Lahirlah generasi pertama intelektual Katolik Indonesia.<br />
Tahun 1930; Organisasi politik umat Katolik yang dimotori orang-orang muda bersatu dalam Persatian Politik Katolik Indonesia. Ada 41 cabang di seluruh Indonesia.<br />
Tahun 1949; 7-12 Desember, dilaksanakan Kongres Umat Katolik Seluruh Indonesia, Terjadi penyatuan semua ormas Katolik ke dalam satu organisasi tunggal untuk tiap satu kelompok umat. Partai Katolik menjadi partai satu-satunya bagi umat katolik Indonesia. Muda Katolik Indonesia muncul menngantikan AMKRI sebagai satu-satunya organisasi untuk kaum muda, tetapi Pandu Katolik masih dipertahankan.  Muda Katolik Indonesia semula berorientasi ke dalam paroki, seperti Mudika saat ini, tetapi juga terlibat dalam forum pemuda nasional dan regional.Akhir tahun 1949; Pemuda Munajat, pemuda Katolik, menjadi satu-satunya utusan organisasi pemuda yang ikut dalam Konferensi Meja Bundar di Den Haag Belanda,  mewakili Mgr Sugiyopranata, SJ, yang memegang peran kunci dalam lobby politik di negeri Belanda melalui partai Katolik Belanda di parlemen.<br />
Tahun 1960an; Pater Beek merintis kaderisasi politik KASBUL untuk mahasiswa/intelektual muda Katolik untuk menghasilkan kader-kader yang militan. Generasi ini memunculkan tokoh-tokoh politik Katolik seperti JB. Sumarlin, Cosmas Batubara, Harry Tjan Silalahi, Wanandi bersaudara, dan lain-lain. Tahun 1965; Melawan komunisme, Pemuda Katolik dan PMKRI memegang peran kunci dalam pergerakan pemuda. PMKRI di kota besar dan di lingkaran kekuasaan, PK di desa-desa dan kota kecil, di lingkaran massa. PMKRI bersama HMI lenjadi leader dalam KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia), Pemuda Katolik dan ISKI (Ikatan Siswa Katolik Indonesia) lader dalam KASI (Kesatuan Aksi Siswa Indonesia), sementara Partai katolik menggalang Front Pancasila, dan WKRI memimpin Kesatuan Aksi Wanita Indonesia. Untuk membendung komunisme dengan dukungan hirarkhi para tokoh katolik membentuk Front Katolik Tanpa Lubang.<br />
Tahun 1970-1980an : SPIRITUALITAS; Bentuk-bentuk pendampingan seperti Choice, Karismatik, Anthiokhia mulai bermunculan. Gladi Rohani juga lahir. Pendekatan CIVITA KAJ mulai muncul dan membentuk trend baru pendampingan yang berorientasi spiritualitas dan pengembangan karakter, dengan satu pertanyaan kunci WHO AM I. Muncul pula KASIS (Kaderisasi Basis)<br />
Melihat sepenggal perjuangan kaum muda Katolik yang cukup militan di masanya tersebut jika dibandingkan dengan anak muda katolik sekarang muncul pertanyaan dalam diri kita sebagai kaum muda masa kini, masih pantaskah kita disebut sebagai agen of change dengan perubahan yang kita lakukan atau bahkan tidak melakukan apa-apa.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nerahky.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nerahky.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nerahky.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nerahky.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nerahky.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nerahky.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nerahky.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nerahky.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nerahky.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nerahky.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nerahky.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nerahky.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nerahky.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nerahky.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nerahky.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nerahky.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=33&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/nukilan-sejarah-orang-muda-katolik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20a57c8f7b88a4a60df1b46f7a2664e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nerahky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nerahky.files.wordpress.com/2008/09/2a.jpg?w=216" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>TUA VS MUDA, SUDAH BASI</title>
		<link>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/tua-vs-muda-sudah-basi/</link>
		<comments>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/tua-vs-muda-sudah-basi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Sep 2008 10:31:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nerahky</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWSLETTER]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nerahky.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[TUA VS MUDA, SUDAH BASI OLEH: YULIANUS ANDRE YURIS Ramainya perdebatan dikotomi Tua dan Muda menjelang pilpres 2009 menggelitik saya untuk ikut urug rembug. Wacana dikotomi tentu bukan wacana baru dalam perpolitikan Indonesia. Sejarah mencatat dalam setiap perhelatan politik semisal orde baru kita sudah akrab dengan dikotomi orde lama-orde baru, dikotomi sipil-militer, calon parpol-perseorangan paska [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=31&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://nerahky.files.wordpress.com/2008/09/1a2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-83" src="http://nerahky.files.wordpress.com/2008/09/1a2.jpg?w=218&#038;h=300" alt="" width="218" height="300" /></a>TUA VS MUDA, SUDAH BASI<br />
OLEH: YULIANUS ANDRE YURIS<br />
Ramainya perdebatan dikotomi Tua dan Muda menjelang pilpres 2009 menggelitik saya untuk ikut urug rembug. Wacana dikotomi tentu bukan wacana baru dalam perpolitikan Indonesia. Sejarah mencatat dalam setiap perhelatan politik semisal   orde baru kita sudah akrab dengan dikotomi orde lama-orde baru, dikotomi sipil-militer, calon parpol-perseorangan paska reformasi. Sekarang mejelang pemilihan presiden 2009  dikotomi tua dan muda marak di wacanakan.<br />
Tidak sekedar meramaikan perdebatan, dikotomi ini adalah  bentuk polarisasi kepentingan kekuasaan (power interest).  Entah diakui atau tidak,  kekuasaan merupakan konteks social utama (social major contex). Komunikator wacana ini sudah pasti menginginkan agar wacana ini menjadi  dominan untuk memuluskan kepentingan kekuasaan<span id="more-31"></span>.<br />
Foucault menyebut hal ini sebagai  struktur diskursif  yang membatasi cara pandangan kita tentang suatu obyek dalam batas-batas yang telah ditentukan. Presepsi kita terhadap suatu obyek  dibentuk dan dibatasi  oleh  pandangan yang mendefinisikan sesuatu yang ini benar dan yang lainnya salah. Bahwa genarasi tua sudah kedaluwarsa dan generasi muda yang lebih pantas memimpin, orang muda lebih layak dan orang tua tidak layak.<br />
Para penggagas wacana ini tentu sadar betul konsekensi dari wacana ini. Selain karena wacana ini ada dalam konteks perebutan kekuasaan, wacana ini bukanlah kewajaran yang diterima secara luas oleh masyarakat pemilih. Konstruksi sosial budaya masyarakat kita tidak memberikan jaminan bahwa kaum muda layak memimpin. Masyarakat kita secara umum masih dibatasi oleh pemikiran bahwa pemimpin itu harus berpengalaman dan popular. Bukti nyatanya adalah dalam beberapa pilkada pertimbangan pengalaman dan popularitas masih merupakan pertimbangan utama pemilih. Ini adalah salah satu bukti dinsonansi kognitif dari komunikasi wacana Tua dan Muda.<br />
Selanjutnya, pengkerdilan wacana ini dalam batasan usia adalah kekeliruan besar.  Ketika usia jadi pusat perdebatan,  visi wacana ini akan semakin kerdil dan terpinggirkan. Kebutuhan regenerasi kepemimpinan nasional yang semula menjadi niatan utama menjadi terpinggirkan. Karena dalam perderbatan ini kepemimpinan disamakan dengan kekuasaan. Kalau orang muda yang memimpin yang tua akan disingkirkan, begitu juga sebaliknya. Ini  sangat tidak elok untuk diwacanakan<br />
“Alangkah baiknya wacana<br />
ini dibelokkan kearah yang menyehatkan dan mencerdaskan bangsa ini.<br />
Bahwa kepemimpinan bukan kekuasaan”.<br />
Kepemimpinan menyiratkan, pertama:Integritas terhadap  nilai-nilai kebajikan dan   keutamaan-keutamaan pribadi. Pemimpin yang berintegritas adalah yang jujur, kompeten, cerdas, berpihak terhadap yang lemah, dapat dipercaya, berani dan dapat diandalkan. Kedua, visi (vison), pemimpin adalah yang mampu meletakan format dan kebijakan yang cerdas. Cerdas menentukan pijakan sekarang dan pijakan itu merupakan ancangan kedepan. Visi tidaklah sekadar kemampuan melihat realitas materi, tetapi mampu melakukan tilikan kedalam dan keluar,  untuk memberdayakan  sikap, mental dan spiritual. Ketiga, kepemimpinan adalah relationship yang terbangun secara  demokratis dan egaliter antara pemimpin dan yang dipimpin.<br />
Jadi bukan sekedar tua atau muda, pengalaman dan popularitas. Kemimpinan harus dimakani secara bijak sebagai integritas,visi dan relationship. Menjelang Pilpres 2009, siapapun yang berlaga harus menyadari bahwa untuk dipilih rakyat, tidak perlu menyuruh orang lain untuk mundur dari pertarungan, tapi perlu cerdas dalam berwacana dan berprilaku. Rakyat sudah cukup cerdas dalam memaknai wacana dan menilai prilaku para calon pemimpinya. Rakyat tau bahwa wacana yang tidak mencerdaskan akan buruk pengaruhnya bagi masyarakat dan merusak ekosistem sosial. Wacana yang cerdas dan ekosistem sosial yang sehat adalah jaminan kebaikan bersama (bonum commune).<br />
Andre Yuris,<br />
OMK Paroki HKY Surabaya<br />
andrewednes@yahoo.co.id/ www. andreyuris.wordpress.com)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nerahky.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nerahky.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nerahky.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nerahky.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nerahky.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nerahky.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nerahky.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nerahky.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nerahky.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nerahky.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nerahky.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nerahky.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nerahky.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nerahky.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nerahky.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nerahky.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=31&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nerahky.wordpress.com/2008/09/04/tua-vs-muda-sudah-basi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20a57c8f7b88a4a60df1b46f7a2664e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nerahky</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://nerahky.files.wordpress.com/2008/09/1a2.jpg?w=218" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Stasi-stasi Perjuangan Kaum Muda</title>
		<link>http://nerahky.wordpress.com/2008/08/23/stasi-stasi-perjuangan-kaum-muda/</link>
		<comments>http://nerahky.wordpress.com/2008/08/23/stasi-stasi-perjuangan-kaum-muda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2008 21:03:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nerahky</dc:creator>
				<category><![CDATA[SUPLEMEN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nerahky.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Stasi-stasi Perjuangan Kaum Muda ada yang mau menambahkan ? Awal 1900an Rm Van Lith mendirikan HIK (Sekolah Guru Katolik) di Muntilan untuk mendidik orang-orang muda sebagai guru bagi bangsanya. Lahirlah generasi pertama intelektual Katolik Indonesia. Frans Seda adalah generasi terakhir yang langsung dididik Rm. Van Lith. 1923 Agustus, 30 orang guru muda berusia 22-23 tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=21&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Stasi-stasi Perjuangan Kaum Muda<br />
ada yang mau menambahkan ?</p>
<p>Awal 1900an<br />
Rm Van Lith mendirikan HIK (Sekolah Guru Katolik) di Muntilan untuk mendidik orang-orang muda sebagai guru bagi bangsanya. Lahirlah generasi pertama intelektual Katolik Indonesia. Frans Seda adalah generasi terakhir yang langsung dididik Rm. Van Lith.</p>
<p>1923<br />
Agustus, 30 orang guru muda berusia 22-23 tahun alumni sekolah guru mendirikan Perkumpulan Katolik untuk aksi politik bagi orang-org Jawa. Jumlah orang di Jawa saat itu sekitar 10.000 orang<span id="more-21"></span>.</p>
<p>1925<br />
Februari, berdiri Perkumpulan Politik Katolik Jawa.</p>
<p>1930<br />
Organisasi politik umat Katolik yang dimotori orang-orang muda bersatu dalam Persatian Politik Katolik Indonesia. Ada 41 cabang di seluruh Indonesia.</p>
<p>1930-1949<br />
ada banyak sekali komunitas kaum muda Katolik, mulai dari Muda Katolik, Muda Wanita Katolik, Pandu Katolik, misdinar, hingga kelompok-kelompok olahraga gereja.</p>
<p>15 November 1945<br />
Lahir AMKRI, Angkatan Muda Katolik Republik Indonesia</p>
<p>1948-1950<br />
Kasimo Plan, IJ Kasimo, Menteri Muda Kemakmuran, Ketua Partai Katolik, meluncurkan program tiga tahun untuk peningkatan produksi pertanian</p>
<p>1949<br />
7-12 Desember, dilaksanakan Kongres Umat Katolik Seluruh Indonesia, Terjadi penyatuan semua ormas Katolik ke dalam satu organisasi tunggal untuk tiap satu kelompok umat. Partai Katolik menjadi partai satu-satunya bagi umat katolik Indonesia. Muda Katolik Indonesia muncul menngantikan AMKRI sebagai satu-satunya organisasi untuk kaum muda, tetapi Pandu Katolik masih dipertahankan.<br />
Muda Katolik Indonesia semula berorientasi ke dalam paroki, seperti Mudika saat ini, tetapi juga terlibat dalam forum pemuda nasional dan regional.</p>
<p>Desember 1949<br />
Pemuda Munajat, pemuda Katolik, menjadi satu-satunya utusan organisasi pemuda yang ikut dalam Konferensi Meja Bundar di Den Haag Belanda, ia mewakili Mgr Sugiyopranata, SJ, yang memegang peran kunci dalam lobby politik di negeri Belanda melalui partai Katolik Belanda di parlemen.</p>
<p>1955<br />
Karena situasi politik MKI merubah orientasi dari dalam ke luar, ke bentuk-bentuk kegiatan sosial kemasyarakatan.</p>
<p>1960<br />
Juli, Muda Katolik Indonesia dalam kongres di Solo berubah menjadi Pemuda Katolik atas usul Munajat.</p>
<p>1950an<br />
Pater Djikstra merintis kaderisasi para petani muda, buruh muda, tenaga medis muda, yang kemudian ternyata menjadi cikal bakal gerakan LSM di Indonesia. Ini berpuncak pada Gerakan Pancasila di pertengahan 1950an.</p>
<p>1960an<br />
Pater Beek merintis kaderisasi politik KASBUL untuk mahasiswa/intelektual muda Katolik untuk menghasilkan kader-kader yang militan. Generasi ini memunculkan tokoh-tokoh politik Katolik seperti JB. Sumarlin, Cosmas Batubara, Harry Tjan Silalahi, Wanandi bersaudara, dan lain-lain.</p>
<p>1965<br />
Melawan komunisme, Pemuda Katolik dan PMKRI memegang peran kunci dalam pergerakan pemuda. PMKRI di kota besar dan di lingkaran kekuasaan, PK di desa-desa dan kota kecil, di lingkaran massa. PMKRI bersama HMI lenjadi leader dalam KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia), Pemuda Katolik dan ISKI (Ikatan Siswa Katolik Indonesia) lader dalam KASI (Kesatuan Aksi Siswa Indonesia), sementara Partai katolik menggalang Front Pancasila, dan WKRI memimpin Kesatuan Aksi Wanita Indonesia. Untuk membendung komunisme dengan dukungan hirarkhi para tokoh katolik membentuk Front Katolik Tanpa Lubang.</p>
<p>1973<br />
Muncul UU Kepartaian. Partai Katolik sebagai payung bersama peran sosial politik kemasyarakatan umat Katolik pun hilang melebur ke dalam Partai Demokrasi Indonesia. Akibatnya kerangka sistem peran sosial politik Katolik Indonesia yang dibangun dalam KUKSI 1949 pun runtuh.</p>
<p>1974<br />
Peran sosial politik kaum muda Katolik masih sangat terasa di tanah air, ini nampak dalam Kongres KNPI pertama 27 Okt 1974, PMKRI dan Pemuda Katolik menjadi delegasi yang mewakili hampir 50 % delegasi KNPI propinsi/kabupoaten dari seluruh Indonesia. Setelah itu mulai terjadi penurunan dinamika dengan cepat.</p>
<p>1970-1980an : SPIRITUALITAS<br />
Bentuk-bentuk pendampingan seperti Choice, Karismatik, Anthiokhia mulai bermunculan. Gladi Rohani juga lahir. Pendekatan CIVITA KAJ mulai muncul dan membentuk trend baru pendampingan yang berorientasi spiritualitas dan pengembangan karakter, dengan satu pertanyaan kunci WHO AM I. Muncul pula KASIS (Kaderisasi Basis)</p>
<p>1985<br />
Karena situasi internal pendampingan kaum muda yang makin lemah serta munculnya UU Keormasan (dalam kerangka depolitisasi Orde Baru) yang melarang ormas ada dalam lingkungan tempat ibadat, diputuskan PMKRI dan PEMUDA KATOLIK terlepas dari struktur teritorial gereja (paroki) dan mengikuti struktur adminstratif negara (desa, kecamatan, kota, kabupaten, dst), serta keduanya berfungsi mengisi peran eksternal gereja (sosial politik), sementara itu sebagai gantinya dibentuklah Mudika untuk kaum muda teritorial, dan KMK (Keluarga Mahasiswa Katolik) untuk mahasiswa/kategorial. Akibatnya PEMUDA KATOLIK dan PKMRI kehilangan basis massa kader, sementara KMK dan Mudika kehilangan kesadaran kritis dan tanggung jawab sosialnya, tebenam ke dalam dirinya sendiri.</p>
<p>1980-1990an : KELOMPOK-KELOMPOK SOSIAL<br />
Era pola kaderisasi lama berlalu, dari orientasi politik kekuasaan (power) menjadi politik kemanusiaan (pro KLMT). Muncul kelompok-kelompok Katolik muda yang sangat beragam sifatnya, non-hirarkhis, serta berorientasi sosial politik kemasyarakatan. Di Yogya muncul ITRY (Institut Teater Rakyat Yogyakarta), dan SOLID. Di Jakarta muncul Sanggar Akar. Model-model live-in, teater rakyat, kelompok diskusi bermunculan. Gerakan sosial kaum muda Katolik masa ini sangat terinspirasi Romo Mangun dan karya-karyanya. Wacana Teologi Pembebasan berkembang meluas.</p>
<p>1998<br />
Peristiwa Reformasi, peran kaum muda Katolik ada tetapi bersifat personal, bukan hasil pendekatan pendampingan yang tertata, tetapi hasil pencarian individual.</p>
<p>Generasi 2000<br />
Komersialisasi dan pencabutan subsidi pendidikan oleh negara dan tekanan ekonomi menjadikan tekanan studi serta orientasi kerja sangat menonjol, kesadaran dan kerinduan organisasi melemah luar biasa. Di sisi lain, sejak remaja kebudayaan populer yang serba gemerlap, penuh mimpi terus-menerus dijejalkan melalui media massa dan teknologi, ini melahirkan generasi hedonis dan individualis.</p>
<p>Apa yang kita pelajari bagi pendampingan kaum muda ?<br />
Sejarah menunjukkan hal-hal berikut :</p>
<p>Awam yang kuat :<br />
Dinamika Gereja Katolik yang sangat hidup di tahun 1950-1970an ditandai oleh kuatnya peran awam dalam gereja. Sesuatu yang sejak jaman Van Lith melalui sosok Barnabas Sarikrama telah menunjukkan peran sangat signifikan. Maka ini pula yang mendorong Van Lith untuk membangun lapis demi lapis generasi awam Katolik yang cerdas, mendalam dalam spiritualitas, serta kuat dalam karakter. Elemen militansi dan kuat dalam berorganisasi kemudian ditambahkan oleh Pater Beek di tahun 1960an, sementara aspek keterlibatan akar rumput telah lebih dulu dibangun Pater Djikstra di tahun 1950an..</p>
<p>Dukungan hirarkhi yang kuat<br />
Adanya dukungan sinergis dari hirarkhi mulai dari paroki hingga tingkat nasional. Ini karena ada saling kebutuhan yang sangat kuat merajut keduanya, peran awam menjadi sangat penting saat hirarkhi gereja masih dalam tahap-tahap pembentukan dan pematangannya, sementara awam merasakan peran hirarkhi menjadi kunci untuk mengembangkan dirinya, karena notabene hirarkhi memiliki jaringan kelembagaan yang luas di tingkat internasional.</p>
<p>Visi bersama yang menggerakkan segala sesuatu<br />
Visi yang kuat mampu menyatukan seluruh energi awam dan hirarkhi ke dalam satu barisan pendampingan dan kaderisasi kaum muda yang sangat tertata. Yang pertama semangat anti komunisme, yang kedua mempengaruhi kekuasaan. Walaupun visi tersebut terasa kurang tepat di saat ini, dan melahirkan banyak luka sejarah (pembantaian terhadap PKI di tahun 1965 dan represi terhadap saudara kita beragama Muslim di tahun 1970-1980an), tetapi adanya kepentingan tunggal yang mengkonsolidasikan seluruh gereja sangat penting dalam membangun kaum muda Katolik yang praktis, kritis dan, transformatif.</p>
<p>Spiritualitas yang utuh dan mendalam<br />
Kalau gereja sekarang seakan-akan hanya berorientasi pada aspek liturgis semata, gereja Katolik Indonesia pada periode-periode perintisannya hingga tahun 1970an sangat berorientasi pada formatio umatnya. Ini terasa mulai dari pendekatan pendidikan Van Lith hingga pola-pola kaderisasi berjenjang yang sangat rapi dalam gereja. Dari sinilah muncul spiritualitas yang utuh dan mendalam yang mewarnai generasi-generasi awal umat Katolik Indonesia, dengan wataknya yang khas : religius, sederhana, sabar, telaten, daya tahan, cerdas, bisa dipercaya, serta organisator ulung.</p>
<p>Dari politik kekuasaan menjadi politik kemanusiaan :<br />
Gerakan politik Katolik lama adalah politik kekuasaan. Akibatnya umat yang beragama lain merasa tersisihkan, tidak mendapat ruang dalam politik nasional. Ini melahirkan kebencian yang masih sangat membekas sampai sekarang. Sejak periode 1980-1990an gerakan kembali pada orientasi panggilan kemanusiaan kembali muncul dalam Gereja Katolik Indonesia. Dari politik mendekati dan menguasai kekuasaan menjadi politik kemanusiaan sebagaimana diteladankan oleh sosok dan karya hidup Rm. Mangun.</p>
<p>between 0000-00-00 and 9999-99-99&lt;P&gt;&lt;HR&gt;&lt;/P&gt;No virus found in this incoming message.<br />
Checked by AVG.<br />
Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.23.2/1387 &#8211; Release Date: 4/19/2008 11:31 AM</p>
<p>Sekedar koreksi dan tambahan info :</p>
<p>Solid dan ITRY berada dalam generasi yang berbeda.</p>
<p>Solid atau Solidaritas satu generasi dengan kelompok lain seperti VDC<br />
(kepanjangannya lupa, tapi plesetannya malah ingat: Vespa dan Colt),<br />
VSSC, Gema Karya. Ini kelompok2 sosial yang hidup di tahun 80-an akhir<br />
dan 90-an awal. Di masa yang sama , kalo tidak salah, ada Teater<br />
Rakyat di Wisma Mahasiswa Solo,</p>
<p>ITRY baru berdiri di awal/pertengahan 90-an sesudah generasi Solid<br />
dkk, mulai surut. Masa yang sama , ada kelompok Cakra Indonesia yang<br />
merupakan re-inkarnasi dari Gema Karya. Lalu pengaruh dari Teater<br />
Rakyat dan ANV dari Solo, muncul juga kelompok ANV Jogja. Ada juga PD<br />
Kharismatik, lalu kelompok temporer seperti Kasula (kelompok aksi<br />
surat gembala &#8212; ini menanggapi Surat Gembala Uskup pada pemilu 1999).</p>
<p>Di Wisma Mahasiswa Jogja, akhir 90-an mulai muncul kelompok-kelompok<br />
baru seperti  Bingkai Kasih, Ngompol (ngomong-ngomong politik), Gereja<br />
Mahasiswa, dan beberapa forum komunikasi antar KMK (ini aku sudah lupa<br />
apa namanya).</p>
<p>Lalu sedikit pertanyaan soal masuknya Sanggar Akar &#8230;apakah benar<br />
Sanggar Akar lahir dari komunitas Kaum Muda Katolik? Memang mungkin<br />
benar, beberapa pendiri Sanggar Akar beragama Katolik, tetapi rasanya<br />
tidak bisa diklaim mereka lahir dari KaumMuda Katolik. Karena bila<br />
Sanggar Akar masuk ke dalam sejarah kaum muda Katolik Indonesia, maka<br />
mestinya Girli (Jogja), PRD, Bina Swadaya, Bina Desa, Satunama, dll<br />
masuk juga. Karena kebetulan organisasi ini didirikan oleh sebagian<br />
yang beragama Katolik.</p>
<p>Terakhir, penulisan Sejarah Perjuangan Kaum Muda Katolik ini masih<br />
perlu dilengkapi teman-teman lain. Karena masih sangat Jawa Tengah -<br />
Jogja banget. Bagaimana sejarah di Bandung, dengan Gereja Mahasiswanya<br />
yang solid. Lalu KMK di Surabaya?  Jakarta dengan beberapa forum yang<br />
pernah muncul. Bagaimana sejarah kaum muda Katolik di  Sumatera Utara,<br />
Kalimantan, Flores, Sulawesi, Papua, dll&#8230;.? Atau gerakan kaum muda<br />
Katolik Indonesia di Amerika, yg cukup signifikan membantu penyebaran<br />
informasi &#8216;bawah tanah&#8217; pada masa Orba.</p>
<p>Aku berharap teman-teman di masing-masing daerah bisa melengkapi,<br />
sehingga kita bisa punya gambaran yang lengkap. Dan inilah gunanya<br />
milis&#8230;bisa menjangkau di mana saja <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>tabik,</p>
<p>Bayu</p>
<p>Dear Mas Lilik,</p>
<p>Inisiatif yang menarik dan dapat memberikan inspirasi bagi rekan-rekan yang lebih muda.<br />
Mungkin perlu diperjelas apakah akan menggunakan peristiwa, lembaga, atau person sebagai milestone dari perjalanan.<br />
Sedikit masukan untuk sejarah Gerakan Pancasila, gerakan ini inisiatif dari Mgr. Soegijapranata sebagai counter dominasi ideologi pada kehidupan masyarakat (dikemudian hari pola ini dipakai untuk membuat sekber golkar).<br />
Gerakan Pancasila terdiri dari berbagai organisasi (nelayan, petani, paramedik, usahawan) yang masing-masing otonom dan diikat oleh adanya penasihat susila<br />
Penasihat susila ini adalah &#8216;pasukan khusus&#8217; Soegijapranata dan terdiri dari pastor-pastor muda: Kadarman, Dikjstra, Daniels, Beek, belakangan Melchers dan Albrecht juga.<br />
Gerakan Pancasila dalam perkembangannya bertransformasi menjadi beragam organisasi termasuk Bina Swadaya dan CU. Para penasihat susila mengembangkan lembaga sesuai minatnya. Kadarman mendirikan PPM dan mendorong Atma Jaya dan Bhumiksara, Daniels membangun sanggar pratiwi dan Kompas, Dikjstra bergerak di pedesaan dengan membangun Bina Swadaya dan Bina Desa, Beek dengan CSIS, Melchers meneruskan Purba Danarta yang ditinggal Dikjstra, Albrecht kembangkan CU dan terakhir berkarya di Timtim.<br />
Saya tidak tahu apakah lembaga-lembaga itu masih bisa diklaim &#8216;katolik&#8217;, yang jelas sebagian besar orang didalamnya bukan katolik. Lebih jauh lagi, apa perlu kita klaim mereka? mereka adalah anak jamannya. Persoalan yang lebih serius menurut saya adalah semangat kepeloporan pada periode itu yang sekarang hilang.<br />
Para penasihat susila itu punya timnya sendiri para awam yang kemudian menjadi tokoh. Pola kerja sama dan kaderisasi seperti itu yang kita perlu kembangkan. Apakah para pastor saat ini masih bisa diharapkan berperanan seperti para pendahulu? Bila tidak, apa alternatifnya?</p>
<p>Jabat erat,<br />
Riza</p>
<p>melengkapi lagi,<br />
tambahan : PMKRI muncul dari fusi KSV (Katolieke Studenten Verenering) Jakarta (St. Bellarminus), Bandung (St. thomas Aquinas), dan Surabaya (St. Lukas), dengan Perserikatan Mahasiswa Katolik RI di Yogyakarta (berdiri 25 Mei 1947) pada tanggal 11 Juni 1951.</p>
<p>Saya dengar tahun 1980-19890an juga ada GLADHI ROHANI. Ada yang tahu ?</p>
<p>Mas Riza, sharing tentang pasukan susila-nya Romo Supra ini sangat menarik. Sayang sekarang kita tidak menjumpai banyak pastor muda yang berjiwa pelopor semacam ini yang bisa menjadi ujung tombak bersama jejaring awam mereka masing-masing dalam pendampingan kaum muda. Saya kira ada beberapa faktor kunci yang menarik :<br />
Pertama, soal jiwa kepeloporan klerus,<br />
Kedua, soal bekerja bersama-sama  dengan awam,<br />
ketiga, soal pola pelembagaan yang tertata (Bina Swadaya, KOMPAS, Prativi, CSIS, Purba Danarta, dst) dengan sangat baik dan terbukti bertahan sampai sekarang.</p>
<p>Untuk KASIS, setahu saya memang masih digarap rekan-rekan di Ambarawa, dimotori Mas Rahmat dan Pak Giyarta FMKI Ambarawa. Untuk ANV setahu saya masih bertahan sampai sekarang, dan malah diperluas oleh Rm. Adi Wardaya. Tetapi sayang agak enggan membuka diri dengan jejaring katolik muda yang lain (khususnya di DIY). Oh ya, saat ini ada fenomena lain yang belum tercatat, beberapa ordo religius kembali getol menggarap ordo ketiganya, seperti MAGIS-nya Jesuit dan Youth Dehonian Club dari SCJ. Di yogya juga dijumpai simpul-simpul mahasiswa Katolik berbasis daerah/keuskupan asal (Sumatera Selatan, KAJ,  dst).</p>
<p>MAs Bayu, VDC itu setahu saya Volunteer Development Corps. Tentang isinya saya tidak tahu ;D. Untuk peta tahun 1980-1990an maaf saya memang tidak tahu banyak. Mungkin Mas Istoto sebagai pelaku bisa nambahi. Kalau tidak salah tahun 80-90an juga muncul MISA KAMPUS UGM sebagai sebuah kekuatan politik terbesar kedua di UGM setelah HMI. Untuk NGOMPOLI (Ngomong-omong Politik Indonesia) saya tahu persis karena sempat terlibat dalam persiapannya. Yang coba dibangun adalah mengisi kekosongan visi sosial politik mahasiswa Katolik generasi pasca 98. Mungkin mas Bayu bisa banyak bercerita tentang periode Gereja Mahasiswa dengan GEMAVITA-nya di masa Romo Padmo. Untuk jaringan KMK yang mas Bayu singgung, kalau tidak salah namanya JAMAIKA (Jaringan Mahasiswa Katolik Yogyakarta, hampir sama seperti GEMA dulu), tetapi sekarang sudah kolaps. Yang sekarang masih bertahan, tetapi belum kelihatan banyak geraknya adalah jaringan FKEKK (Forum Komunikasi Efektif Kepemudaan-Kemahasiswaan), ada<br />
juga jaringan mahasiwa antar Wisma Mahasiswa besutan Romo Pramudyarkara.</p>
<p>Hiruk pikuk 1998 saya tidak menjumpai banyak dinamika, kecuali pasukan relawannya Rm. sandyawan dan KOMALIK WIMAS Solo. Beberapa teman di luar garis pastoral kaum mudalah yang bergerak. Saya tidak tahu apa ini yang disebut atau bisa diklaim sebagai &#8220;diaspora&#8221;, karena praktis muncul dari inisiatif personal semata, seperti Bung Hasto dan teman-teman gerakan. Setahu saya mereka terpilah dalam dua arus besar FPPI dan PRD,</p>
<p>Untuk mereka yang bergerak di luar lingkaran hirarkhi (diaspora-nya Romo Mangun menurut mas Nino) semacam ini, mungkin mudah menunjuk sosok, tetapi akan sangat berdosa kalau kita mengklaimkannya di bawah label hasil pendampingan orang muda Katolik Indonesia. Mungkin iya ada jejak-jejak persinggungan genealogis, benar mereka memiliki jejak yang kuat dalam sejarah kita bersama, tetapi mereka bukanlah output langsung dari tangan-tangan reksa pastoral. Tetapi justru di kalangan mereka inilah inisiatif dan kemandirian sangat kuat terbangun. Mereka lebih kuat dalam karakter, hingga sering terkesan &#8220;liar&#8221;. Bagaimana kita mencatatkan fenomena ini dalam jejak sejarah orang muda Katolik Indonesia ?</p>
<p>Oh ya gerakan pelajar belum tercatat, yang paling patut diacungi jempol tentu JARKOM KAS. Setahu saya ISKS (Ikatan Siswa-siswi Katolik Surakarta) generasi awalnya sangat bagus, hingga muncul sosok-sosok seperti Arya Bima (DPRRI dari Fraksi PDIP sekarang) dan FX Rudi (wakil walikota Solo sekarang) di lapis berikutnya.</p>
<p>Oh ya, mungkin teman-teman yang aktif dalam PK dan PMKRI bisa memperluasnya dari sudut yang &#8220;berbeda&#8221;.</p>
<p>Berkah Dalem,<br />
Lilik</p>
<p>Mas Lilik,</p>
<p>Sekadar tambahan, Untuk ISKS, memang Mas Bimo (Arya Bima) salah satu motornya. Setahu saya, kawan SMA N 1 dulu, ada juga yang aktif: Kondhi dan Eko. Sementara Mas Bimo adalah simpul di SMA St. Yosef. Waktu itu, pendampingan pertama untuk adik-adiknya, memang mulai aktif sejak 1988. Tentang ini, kira-kira ya angkatannya Mas Krismastono (ITB angkatan 88? atau 87) yang kini ada di Bandung. Di bawahnya sedikit, ada yang menjadi pastur MSF, namanya Yohanes (taoi di MSF dipanggil lain, mungkin: bisa cek ke Rm. Purnama, MSF), Widagdo (KH UGM), kemudian yang kini masih aktif di CSO, ya Mas Hence (Henry Hienardhy) dan kakaknya Harry (Business Watch Indonesia/BWI Solo). Kira-kira kakak angkatan Mas Hence, atau angkatan Mas Harry (?), adalah Mbak Yohana (Psikologi, yang kini mengajar di Unika Atmajaya Jakarta. Adik angkatan lain yang kini masih aktif juga, adalah Mas Yanuar Nogroho, silakan kontak, dia juga anggota milis ini, khan. Dari dia, mungkin bisa dilacak lagi.  Setahu saya, Mas Rudi (FX Hadi Rudyatmo) sekolah di STM Michael, bekerja di Konimmex, prodiakon, ketua LKMD dan Ketua ANcab PDI P Jebres, lalu sekitar tahun 2001 menjadi ketua DPC. Dari sini ia menjadi calon, dan kini Wawali. Hanya, saya belum pernah dengar ia aktif di ISKS (bisa kros cek sumber).</p>
<p>Soal VDC, bisa tanya ke rektor USD, Rm. Wiryono, yang dulu mendampingi mereka, bahkan desa binaan dan penyiapan trasmigran di Limbangan, Semarang. Pak Wahono, CIndelaras, dulu juga pernah terlibat di sini. DI Yogya, silakan kontak Mas Prihadi (paroki Kemetiran). Yang lain, ada di Amerika (?), Mbak Maria Adiartsi (dosen T Nuklir dulu, entah sekarang), Mas Willy (STIE IBII Jakarta). Rm. Wir menjadi tokoh di VDC ini.</p>
<p>Salam,</p>
<p>SAP</p>
<p>mas lilik<br />
menambahkan mas surya untuk ISKS</p>
<p>benar, mas aryo bimo adalah salah satu motornya (motor yang lain ya mas<br />
surya &#8230; hahaa). saya jadi pengurus ISKS tahun 88-89. senior saya<br />
angkatan 1986-87 mas krismastono (penerbangan ITB 88, kini sekretaris<br />
yayasan unpar bandung), mas mahendro (tak terlacak), mbak dewi, mas aris<br />
(tangan kanannya mas bimo/PDIP kalau di solo). di bawahnya, angkatan<br />
1987-88: mas yohanes jadi romo MSF; mas widagdo, yang dulu meng&#8217;kadas&#8217;<br />
(kaderisasi dasar) saya, kini sudah masuk islam; mas thomas wijaya<br />
(akuntan di BPKP); mas bambang ari wibowo (mantan SCTV, kini dosen di<br />
solo dan aktif di FMKI solo). angkatan saya 1988-89 ada saya (elsppat<br />
bogor, unisosdem jakarta, BWI solo), harry hendrarto (BWI),<br />
yanto/nugroho driprijanto (bea-cukai), adi wibowo (di dubai/minyak) &#8211;<br />
angkatan ini katanya merintis yayasan baru: kasut (kasih utama) bergerak<br />
di pendampingan dan pelatihan masyarakat bawah &#8212; yang mengomandani mas<br />
yanto dan harry. di bawah kami 89-90 ada yohana (psikologi atmajaya),<br />
henry heyneardhi (BWI), kurniawan adiwibowo (sampoerna). setelah<br />
angkatan ini saya tidak begitu dekat lagi. tetapi ada satu eks ketua<br />
ISKS angkatan bawah (9394?) bimo hernowo, sedang doktoral di belanda.<br />
nanti coba saya kontaknya agar bisa nyambung lagi.</p>
<p>benar mas rudi wawali solo tidak aktif di ISKS dulu.</p>
<p>tentang organisasi-organisasi (formal maupun informal) yang tumbuh tahun<br />
1996-1998 yang dirintis oleh kawan-kawan katolik &#8211; memang banyak, tetapi<br />
mungkin tidak bisa dianggap &#8216;brainchild&#8217; gerakan katolik saat itu?<br />
misalnya pusdakota di surabaya, elsppat bogor, unisosdem jakarta, dll.<br />
sedangkan kelompok-kelompok pendampingan yang paralel dengan aktivitas<br />
yogya, di bandung, diantaranya adalah bimasakti dan adimas bandung<br />
(malah sudah mulai sejak 1992-1993) &#8212; mungkin anjar (sekretaris<br />
eksekutif gema &#8212; juga di milis ini) bisa menambahkan untuk bandung<br />
(karena dulu saya tidak begitu aktif di organisasi katolik kecuali<br />
nyanyi dan jadi organis dalam misa &#8230;. hahahhaaaa &#8230;)</p>
<p>salam,<br />
y</p>
<p>mas lilik menambah mas Yanuar</p>
<p>ada satu tokoh yang saya kira terkait ISKS yaitu Mas dr. Kuinsianto (Mas Kuin) yang (mungkin) seangkatan Mas Aria Bima.<br />
Lalu ada Pastor-pastor Pendamping di ISKS</p>
<p>periode awal ada Rm. J. Adi Wardaya SJ (di KomKep KWI), lalu dilanjutkan Rm. V. Istanto Pramudja, SJ (di ATMI Cikarang) ketika Rm. IStanto studi di Philipina digantikan oleh Rm. Padma Wardaya SJ (skr di Sangkal Putung klo ga salah). Lepas beliau lalu kembali didampingi Rm. V. Istanto P, SJ. setelah beliau tugas di ATMI Cikarang dilanjutkan oleh Rm. T. Agus Sriyono SJ (Direktur Edukasi ATMI Surakarta) sampai sekarang.</p>
<p>Malam ini tadi saya ketemu dengan adik2 ISKS angkatan ke 24 (sedang rapat dengan Rm. Agus di Guest House Kolese Mikael Solo). Kaderisasi ISKS melalui LTC dan Retret ternyata sangat efektif. Juga pelibatan alumninya (Yayasan Kasut)</p>
<p>Menambah juga angkatan ISKS:<br />
90 : Harjanto,<br />
91 : antara Natalia (Mbak Nana, FMKI Solo), Shita (Astra), Ario (SMA 1),<br />
92 : Ketuanya Ari Natalia (Dr. Dosen di UGM), Lucia Wening (Pramugari<br />
GIA), (Almh) Nita, Satriyo (dr di RS Muwardi Solo), Ndaru (SMA 4-<br />
wakil ketua nya Ari), saya sendiri, dan Adi (SMA Yoseph)&#8230;.<br />
93 : Bimo (SMA 4, kembar, mungkin yang di Belanda itu ya)<br />
94 : dr. Dyah (istri dr. Satriyo), Bagus Mayang Seto (SMA 3), Dewi Arianti<br />
(SMA 1,istri saya), Rosa (SMEA 3), Uli (SMA 1)<br />
95 : klau ga asalah ada Yulius Kincung (SMA Mikael),<br />
di bawahnya saya sudah &#8220;kepaten obor&#8221;</p>
<p>salam,<br />
Yakub Utama</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nerahky.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nerahky.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nerahky.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nerahky.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nerahky.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nerahky.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nerahky.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nerahky.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nerahky.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nerahky.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nerahky.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nerahky.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nerahky.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nerahky.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nerahky.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nerahky.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=21&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nerahky.wordpress.com/2008/08/23/stasi-stasi-perjuangan-kaum-muda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20a57c8f7b88a4a60df1b46f7a2664e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nerahky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dasar-dasar Community Organising</title>
		<link>http://nerahky.wordpress.com/2008/08/23/dasar-dasar-community-organising/</link>
		<comments>http://nerahky.wordpress.com/2008/08/23/dasar-dasar-community-organising/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2008 21:00:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nerahky</dc:creator>
				<category><![CDATA[SUPLEMEN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nerahky.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Dasar-dasar Community Organising Apa sih CO itu ? CO itu kependekan dari Community Organising. Istilah ini muncul di Amerika Serikat tahun ’40-an untuk menamai upaya-upaya warga terlibat aktif dalam membangun kampung halamannya. istilah ini kemudian dipakai secara umum untuk menamai kerja pengorganisasian masyarakat, khususnya di kalangan mereka yang miskin dan terpinggirkan agar mampu berdaya membela [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=18&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dasar-dasar Community Organising</p>
<p>Apa sih CO itu ?<br />
CO itu kependekan dari Community Organising. Istilah ini muncul di Amerika Serikat tahun ’40-an untuk menamai upaya-upaya warga terlibat aktif dalam membangun kampung halamannya. istilah ini kemudian dipakai secara umum untuk menamai kerja pengorganisasian masyarakat, khususnya di kalangan mereka yang miskin dan terpinggirkan agar mampu berdaya membela dirinya di hadapan kemiskinan dan penindasan yang mereka alami. Inti dari CO adalah <span id="more-18"></span>:</p>
<p>1.partisipasi total rakyat kecil dan pengorganisasian dari bawah<br />
organisasi atau komunitas tumbuh karena kebutuhan kongkrit di lapangan dan spontan dilakukan oleh warga sendiri<br />
2.analisa sosial,<br />
membongkar realitas masyarakat sampai ke akar-akarnya. Analisa sosial harus sampai membongkar struktur yang bekerja tersembunyi di masyarakat, untuk itu ingat rumus kuncinya :</p>
<p>5W + 1W : (why+why+why+why+why+why)</p>
<p>3.spiral pengorganisasian masyarakat (Katolik : spiral pastoral),<br />
realitas-kegelisahan-refleksi nilai/iman-analisa-putusan-rencana-tindakan-evaluasi-realitas baru<br />
4.berorientasi tindakan untuk perubahan masyarakat<br />
orang-orang berkumpul untuk membuat perubahan bagi hidupnya, dan bukan menunggu orang lain, karena itu perubahan hanya bisa terjadi kalau dimulai dari diri.</p>
<p>Prinsip-prinsip CO :<br />
James Whelan dan Sam La Rocca menulis berikut :<br />
1.orang nggak ngumpul kalo mereka nggak butuh !<br />
2.CO itu proses dinamis terus-menerus yang butuh perhatian dan usaha tanpa henti :<br />
Ingat aturan emasnya :<br />
FWFWFLFH<br />
fight win fight win fight win fight lose fight harder !<br />
3.semua anggota komunitas mesti belajar ! (organisasi, wawasan, negosiasi dan diplomasi)<br />
4.dalam memilih isu, kita harus sampai bisa merumuskan pengertian dasarnya : gejala dan sebab, akibat, lingkungan, bahaya dan resiko, untuk itulah analisa sosial dibutuhkan.</p>
<p>Sepuluh aturan CO :<br />
Beckwith dan Lopez juga nulis :<br />
1.orang nggak bakal datang ngumpul kalau mereka nggak punya alasan yang kuat untuk ngumpul<br />
2.orang nggak bakal datang ngumpul kalo mereka nggak tahu tentang apa-apa dalam pertemuan itu<br />
3.Jika organisasi nggak tumbuh berarti dia mati.<br />
4.Setiap orang dapat menjadi pemimpin, anyone can be a leader !<br />
5.Kemenangan terbesar adalah komunitas itu sendiri !<br />
6.Kadang kemenangan adalah sebuah kekalahan<br />
7.Kadang kemenangan adalah sebuah kemenangan<br />
8.Jika kamu nggak berjuang untuk apa yang kamu inginkan, berarti kamu nggak cukup menginginkannya<br />
9.Rayakan !<br />
10.Gembira ! Gembira ! Gembira !<br />
(dari www.thechangeagency.org)</p>
<p>dimana dapat belajar lebih lanjut tentang CO ?<br />
Buku :<br />
Jo Han Tan dan Roem Topatimasang, Mengorganisir Rakyat, Yogyakarta, ReAD, 1999<br />
Film : (Ini kisah nyata semua lho !)<br />
Burning Season, kisah Pak Chico Mendes yang dikenal gigih menyelamatkan hutan karet di Amerika Latin. Dari seorang petani kecil biasa sampe ia pidato di depan PBB !<br />
In The Time of Butterfly, kisah seorang perempuan bernama Minerva Marabal, perempuan<br />
Butterfly’s effect, lanjutannya<br />
Entertaining Angels, kisah lahirnya Catholic Worker di AS<br />
Uskup Romero, seorang uskup pendukung utama Gerakan Teologi Pembebasan, gerakan Gereja Katolik yang mendukung hak-hak rakyat kecil di Amerika Latin dari penindasan tentara, ia  yang mati ditembak pas ngangkat piala.<br />
Situs :</p>
<p>http://ctb.ku.edu/tools/</p>
<p>http://comm-org.wisc.edu/</p>
<p>www.vcn.bc.ca/citizens-handbook</p>
<p>http://www.nfg.org/cotb/</p>
<p>comm-org.utoledo.edu<br />
www.nonprofithub.com</p>
<p>buanyak buanget seeehh, tinggal pake google, tulis Community Organising, klik, bakal keluar 15,100,000 item !</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nerahky.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nerahky.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nerahky.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nerahky.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nerahky.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nerahky.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nerahky.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nerahky.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nerahky.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nerahky.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nerahky.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nerahky.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nerahky.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nerahky.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nerahky.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nerahky.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=18&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nerahky.wordpress.com/2008/08/23/dasar-dasar-community-organising/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20a57c8f7b88a4a60df1b46f7a2664e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nerahky</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Metode kita bermudika</title>
		<link>http://nerahky.wordpress.com/2008/08/23/metode-kita-bermudika/</link>
		<comments>http://nerahky.wordpress.com/2008/08/23/metode-kita-bermudika/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Aug 2008 20:57:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nerahky</dc:creator>
				<category><![CDATA[SUPLEMEN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nerahky.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Metode kita bermudika Rekan-rekan berikut adalah langkah-langkah sederhana yang bisa kita lakukan untuk mematangkan komunitas Mudika kita : 1.mulailah dari kerinduan Tidak ada komunitas Mudika yang tidak dimulai dari kerinduan. Mudika telah menjadi sesuatu yang sangat organik dalam pengalaman hidup menggereja kita. Sebagai sesuatu yang telah organik, yang telah hidup di kedalaman batin, yang telah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=15&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Metode kita bermudika</p>
<p>Rekan-rekan berikut adalah langkah-langkah sederhana yang bisa kita lakukan untuk mematangkan komunitas Mudika kita :</p>
<p>1.mulailah dari kerinduan<br />
Tidak ada komunitas Mudika yang tidak dimulai dari kerinduan. Mudika telah menjadi sesuatu yang sangat organik dalam pengalaman hidup menggereja kita. Sebagai sesuatu yang telah organik, yang telah hidup di kedalaman batin, yang telah membumi mengakar di ruang kultural menggereja kita, kiranya kerinduan berkumpul orang-orang muda Katolik menjadi modal sosial yang sangat beharga<span id="more-15"></span>.</p>
<p>2.bumikan dengan ANSOS<br />
Bumikan kerinduan ke dalam persoalan riil sehari-hari dengan Ansos, Analisa Sosial. Kebersamaan harus menemukan tubuh kongkritnya dan ini hanya bisa terwujud kalau komunitas bisa melakukan ansos bersama-sama atas problem-problem riil hidupnya.</p>
<p>3.ikuti spiral pastoral<br />
Dorong dinamika komunitas dengan mengikuti alur spiral pastoral (Mater et magistra : see, judge, act), lingkaran aksi-evaluasi-refleksi : analisa realitas-refleksi iman-keputusan-rencana aksi-aksi komunitas-evaluasi-realitas baru</p>
<p>4.bergerak !<br />
Animasi kebersamaan dalam kerja-kerja kongrit di lapangan !</p>
<p>5.temukan mistik komunitas<br />
Olah kebersamaan dengan pengalaman hening, refleksi bersama atas jatuh bangun dalam proses berkomunitas dan dari sini temukan mistik bersama/roh komunitas yang akan menjadi penopang utama dalam daya tahan dan daya juang, serta arah pengorganisasian komunitas ke depan. Mistik ini dapat diperteguh dengan doa yang dirumuskan bersama, identitas simbol, misi komunitas dan lain-lain. Jangan pernah lupa, formatio mistik komunitas itu selalu satu dengan pembentukan spiritualitas dan pematangan iman dalam komunitas</p>
<p>6.organisasikan komunitasmu<br />
Mulai tata komunitas, dengan membagi peran dan tanggung jawab antar anggota, membuat sistem, membuat perencanaan bersama, pertemuan rutin, sistem komunikasi, mengembangkan sistem fundraising (iuran rutin, jualan, parkir, misalnya) dan seterusnya.</p>
<p>7.bangun triperan Mudika :<br />
jangan pernha lupa pada tugas perutusan Mudika sebagai orang muda Katolik Indonesia :<br />
a.membangun peran pematangan pribadi orang muda dalam iman, karakter, dan kapasitas sosial<br />
b.membangun peran hidup menggereja<br />
c.membangun peran sosial kemasyarakatan dan tanggung jawab keindonesiaan</p>
<p>8.kembangkan sistem pendukung<br />
Kembangkan sistem pendukung, bangun komunikasi dengan Gereja, dengan para orang tua, dengan adik-adik remaja dan Sekolah Minggu, jalin pula hubungan fungsional dengan masyarakat setempat (via Karang taruna, RT/RW, atau organisasi lain). Jangan pernah lupa : bangun “jaringan kakak”, bangun jaringan dengan person-person kunci Gereja lokal kita (tanpa melalaikan membangun hubungan baik dengan umat secara keseluruhan), buka pula hubungan dengan berbagai lembaga lain yang bisa menopang perkembangan komunitasmu !</p>
<p>9.latih dirimu, teman-teman, dan adik-adikmu<br />
Kemajuan komunitas terletak pada upaya terus-menerus untuk memajukan anggota-anggotanya : latih dirimu dan teman-teman komunitasmu dengan kualitas dan kapasitas baru, mulai kembangkan pula pola pendampingan yang sistematis pada para yunior dalam remaja maupun PIA. Kumpulkan buku-buku bacaan yang bisa memperkaya, ajak mereka ke pengalaman-pengalaman berkegiatan yang bisa mengembangkan mereka, utus mereka sebagai wakil komunitas ke luar, ikuti pelatihan dan kursus-kursus.</p>
<p>10.kembangkan jaringan-jaringan mudikamu !<br />
Jangan pernah lupa, kekuatan Mudika adalah jaringannya ! Maka terus perluas jejaring Mudikamu melalui berbagai cara. Kegiatan gabungan dengan komunitas Mudika sebelah, ikuti pertemuan-pertemuan simpul di tingkat yang lebih luas (wilayah/stasi, paroki, rayon, vikep, keuskupan), buka jaringan  melalui milis, atau kawan-kawan kampus, dan lain-lain.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/nerahky.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/nerahky.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nerahky.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nerahky.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nerahky.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nerahky.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/nerahky.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/nerahky.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/nerahky.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/nerahky.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nerahky.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nerahky.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nerahky.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nerahky.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nerahky.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nerahky.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nerahky.wordpress.com&amp;blog=4477100&amp;post=15&amp;subd=nerahky&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nerahky.wordpress.com/2008/08/23/metode-kita-bermudika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/20a57c8f7b88a4a60df1b46f7a2664e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nerahky</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
